Sekolah Menengah Kejuruan memiliki peran yang sangat penting dalam membantu para siswa untuk membangun keterampilan kerja yang dibutuhkan di dunia kerja. Menurut Dr. Ahmad Syafii Maarif, “Sekolah Menengah Kejuruan harus mampu menghasilkan lulusan yang siap terjun langsung ke dunia kerja dengan keterampilan yang relevan.”
Salah satu peran utama Sekolah Menengah Kejuruan adalah memberikan pelatihan praktis kepada siswa. Dengan adanya pelatihan praktis ini, para siswa dapat langsung mempraktikkan keterampilan yang mereka pelajari di kelas. Menurut Prof. Ani Wahyuningsih, “Pelatihan praktis di Sekolah Menengah Kejuruan sangat penting untuk mengasah keterampilan kerja siswa.”
Selain itu, Sekolah Menengah Kejuruan juga memiliki peran dalam membimbing siswa untuk mengembangkan soft skills yang diperlukan di dunia kerja. Menurut Dr. Bambang Sudibyo, “Soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, dan kerjasama sangat penting untuk kesuksesan di dunia kerja. Sekolah Menengah Kejuruan harus memberikan pembinaan kepada siswa untuk mengembangkan soft skills ini.”
Dalam upaya membangun keterampilan kerja, Sekolah Menengah Kejuruan juga perlu menjalin kerjasama dengan dunia industri. Menurut Prof. Arief Rachman, “Kerjasama antara Sekolah Menengah Kejuruan dengan dunia industri dapat membantu para siswa untuk memahami tuntutan pasar kerja dan mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.”
Dengan peran yang kuat dalam membangun keterampilan kerja, Sekolah Menengah Kejuruan diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang siap bersaing di pasar kerja. Dengan adanya keterampilan kerja yang kuat, para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan akan memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan yang baik dan sukses dalam karir mereka.